Mahasiswa Jalur Prestasi Lebih Stabil
JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa yang direkrut perguruan tinggi melalui jalur prestasi atau mempertimbangkan rapor selama di SMA ternyata prestasinya lebih stabil. Oleh karena itu, sejumlah perguruan tinggi negeri mempertahankan penerimaan mahasiswa melalui jalur ini.
Editor: jimbon
Sumber : Kompas Cetak
Demikian diungkapkan sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri, Selasa (17/11). Di Institut Pertanian Bogor (IPB), misalnya, karena perguruan tinggi puas dengan prestasi mereka, porsi calon mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi dipertahankan 70 persen dari kapasitas yang ada. Jalur ini di IPB diberi nama Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI).
”Talent scouting calon mahasiswa melalui jalur ini lebih bisa dipercaya,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Yonny Koesmaryono.
Menurut Yonny, dari studi kajian penerimaan mahasiswa di IPB, prestasi mahasiswa yang masuk lewat jalur USMI masih yang terbaik. Kondisi itu menunjukkan bahwa prestasi selama di SMA memang benar-benar mewakili kemampuan belajar mahasiswa.
Untuk tahun ini, IPB sudah menyebarkan undangan ke 1.700 SMA di berbagai wilayah di Indonesia. Selain untuk menjaring ”mutiara-mutiara” di daerah, jalur ini juga sebagai pemerataan bagi anak bangsa yang berprestasi di mana pun untuk bisa menikmati kuliah di IPB.
Lebih memuaskan
Haris Supratno, Rektor Universitas Negeri Surabaya, mengatakan, prestasi mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi lebih memuaskan jika dibandingkan dengan mahasiswa yang masuk melalui jalur lain, termasuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Direktur Administrasi Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Budi Prasetyo Widyobroto mengatakan, prestasi akademik mahasiswa dari jalur penelusuran bibit unggul (PBU) berada di peringkat kedua setelah mahasiswa yang diterima lewat ujian masuk yang diselenggarakan UGM sendiri.
”Namun, kalau dibandingkan dengan mahasiswa SNMPTN, indeks prestasi mereka lebih stabil dan lebih tinggi. Selain itu, mereka juga lebih aktif mengikuti berbagai kompetisi,” tuturnya.
Menurut Budi, setiap tahun UGM menerima 1.950 orang atau 30 persen dari 6.500 mahasiswa baru lewat jalur PBU.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Rochmat Wahab mengatakan, jalur PBU juga dimaksudkan untuk pemerataan kesempatan pendidikan bagi pelajar di daerah. (ELN/IRE)
Visitors :193470 Org
Hits : 543518 hits
Month : 7735 Users